ibadah jumat tingkat pertama STT Wesley

  Malam ini kami baca Lukas 10–12 bareng tingkat 1. Jujur, bagian yang paling kena itu waktu Yesus cerita tentang orang Samaria yang baik hati. Selama ini aku sering dengar kisah itu, tapi malam ini rasanya beda. Aku jadi mikir, kadang aku tahu mana yang benar, tapi belum tentu langsung gerak. Bisa aja cuma lewat, pura-pura nggak lihat, atau merasa bukan urusanku.

Terus waktu baca tentang Maria dan Marta, aku juga merasa ditegur. Marta sibuk banget, Maria duduk dengar. Aku sering banget kayak Marta—sibuk, aktif, tapi lupa duduk tenang dulu. Padahal mungkin yang paling penting itu dekat sama Tuhan, bukan cuma kelihatan produktif.

Masuk pasal 12, bagian soal jangan kuatir juga lumayan bikin diam. Yesus bilang jangan terlalu khawatir soal hidup, soal makan, soal masa depan. Padahal jujur aja, itu yang sering ada di pikiranku. Tapi ayat itu seperti bilang, hidup ini lebih dari sekadar hal-hal itu.

Dari bacaan malam ini aku dapat satu hal: iman itu bukan cuma tahu cerita, tapi berani peduli, berani berhenti sejenak, dan belajar percaya walau pikiran masih ribut.

Dan entah kenapa, baca bareng di kamar bikin semuanya terasa lebih dekat, nggak jauh-jauh amat dari hidup kami sekarang.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Renungan 1 Tawarikh 23-24

30/1/2026

HARI PERTAMA DI STT WESLEY INDONESIA