renungan 2 raja raja pasal 19

 Hari ini aku membaca tentang Raja Hizkia di 2 raja raja pasal 19 yang menghadapi ancaman besar dari Asyur. Kota Yerusalem dikepung, dan musuh mengejek Tuhan seolah-olah Tuhan tidak berdaya. Saat membaca bagian ini, aku merasa seperti melihat diriku sendiri ketika masalah datang dan aku mulai dikuasai oleh rasa takut.

Yang menyentuhku adalah sikap Hizkia. Ia tidak berpura-pura kuat, tetapi datang kepada Tuhan dengan jujur. Ia membawa surat ancaman itu ke hadapan Tuhan dan berdoa. Dari sini aku belajar bahwa saat aku tertekan, aku tidak harus mengandalkan kekuatanku sendiri, tetapi boleh membawa semua ketakutanku kepada Tuhan.

Tuhan menjawab Hizkia bahwa musuh itu tidak akan berhasil. Dan benar, Tuhan sendiri yang bertindak tanpa Hizkia harus berperang. Ini mengajarkanku bahwa tidak semua masalah harus aku selesaikan dengan tenagaku sendiri. Ada saatnya aku perlu diam, percaya, dan membiarkan Tuhan bekerja.

Hari ini aku belajar bahwa ancaman dan tekanan tidak lebih besar dari kuasa Tuhan. Tugasku bukan panik, tetapi tetap percaya. Seperti Hizkia, aku ingin belajar datang kepada Tuhan lebih dulu sebelum tenggelam dalam ketakutan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Renungan 1 Tawarikh 23-24

30/1/2026

HARI PERTAMA DI STT WESLEY INDONESIA