Renungan 1 tawarikh pasal 11 sampai 12

 Malam ini saya bersama dengan teman sekamar saya telah membaca 1 Tawarikh pasal 11–12, saya melihat bagaimana Tuhan mengangkat Daud menjadi raja atas Israel. Daud tidak menjadi raja hanya karena kekuatannya sendiri, tetapi karena Tuhan menyertainya dan umat Israel juga mengakui panggilan Tuhan atas hidupnya. Hal ini mengingatkan saya bahwa setiap posisi atau tanggung jawab yang Tuhan berikan bukan hanya tentang kemampuan pribadi, tetapi juga tentang kesetiaan kepada Tuhan.

Dalam pasal ini juga diceritakan tentang para pahlawan yang setia mendukung Daud. Mereka datang dari berbagai suku dan latar belakang, tetapi mereka memiliki satu hati untuk menolong raja yang dipilih Tuhan. Dari sini saya belajar bahwa dalam menjalani panggilan hidup, kita tidak berjalan sendirian. Tuhan sering memakai orang lain untuk menguatkan dan menolong kita.

Saya juga melihat bahwa kesetiaan para pahlawan Daud sangat luar biasa. Mereka rela mengambil risiko dan berjuang bersama Daud. Hal ini menantang saya untuk bertanya pada diri sendiri: apakah saya juga memiliki kesetiaan seperti itu dalam melayani Tuhan? Apakah saya mau tetap setia walaupun harus berkorban?

Melalui bagian ini, saya belajar bahwa Tuhan menghargai kesetiaan, keberanian, dan hati yang bersatu untuk tujuan yang benar. Karena itu, saya ingin belajar untuk setia pada panggilan Tuhan, berani melakukan yang benar, dan bekerja sama dengan orang lain dalam pelayanan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Renungan 1 Tawarikh 23-24

30/1/2026

HARI PERTAMA DI STT WESLEY INDONESIA